PRINGSEWU – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pringsewu mencapai 5,44 persen, berada di atas rata-rata Provinsi Lampung dan nasional. Capaian tersebut menempatkan Pringsewu di peringkat keempat dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 23,22 persen.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Pringsewu bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Kamis (24/9/2026).
Meski pertumbuhan ekonomi menunjukkan angka positif, Pemkab Pringsewu masih menghadapi persoalan ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat 4,65 persen, masih berada di atas rata-rata Provinsi Lampung.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam menyusun strategi percepatan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya mengejar peningkatan angka pertumbuhan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperluas aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu program yang disiapkan Pemkab Pringsewu adalah Corporate Farming di Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka.
Program percontohan tersebut mencakup lahan sekitar 50 hektare, terdiri dari 14 hektare lahan bengkok dan 36 hektare lahan milik petani.
Kawasan itu akan dikembangkan menjadi kawasan pertanian modern berbasis koperasi dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai ekonomi daerah.
Pemkab Pringsewu juga mendorong hilirisasi produk unggulan daerah. Salah satunya pengolahan ubi kayu menjadi tepung mocaf.
Program tersebut diproyeksikan memiliki potensi perputaran ekonomi hingga Rp337,5 miliar dan mampu menyerap sekitar 5.258 tenaga kerja pada 2029.
Hilirisasi menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal agar tidak berhenti pada penjualan bahan mentah.
Sektor ketenagakerjaan juga menjadi bagian dari strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi Pringsewu.
Melalui program pemagangan ke Jepang, sebanyak 58 tenaga kerja terampil telah diberangkatkan pada 2025. Tahun ini, Pemkab Pringsewu menargetkan 100 tenaga kerja dapat mengikuti program tersebut.
Dari target tersebut, sebanyak 73 orang telah memasuki tahap medical check up.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus membuka akses terhadap kesempatan kerja di luar negeri.
Selain pertanian dan ketenagakerjaan, pemerintah daerah menyiapkan pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi.
Salah satunya melalui percepatan pembangunan lampu jalan dengan mekanisme Kerja Sama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU).
Program tersebut diarahkan untuk mendukung terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di setiap pekon.
Pemkab Pringsewu juga mempercepat penataan wajah kota, termasuk penataan kawasan sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bupati Riyanto Pamungkas mengatakan, berbagai program tersebut perlu berjalan searah dengan kebijakan pemerintah pusat.
Terlebih, pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam RPJMN 2025–2029.
“Diharapkan ke depan terbangun sinergi dan komitmen bersama, sehingga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah bukan sekadar target dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat,” kata Riyanto.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Balai Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Satria Gunawan, S.E., M.M., selaku Tim Kerja Pemantauan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, serta jajaran Pemkab Pringsewu, DPRD dan Forkopimda.
Riyanto menegaskan, penguatan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan secara inklusif, produktif dan berkelanjutan.
“Dengan semangat kolaborasi, kerja nyata, dan tanggung jawab bersama, mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah untuk memperkuat perekonomian Kabupaten Pringsewu yang inklusif, produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Tags
PRINGSEWU