Arus Mudik Lebaran 2026, Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang Siaga Penuh, Pergerakan Pesawat Meroket 12 Persen

TANJUNGPINANG – Arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data terbaru per 14 Maret 2026, pengelola bandara mulai memperketat pengawasan dan menyiagakan ratusan personil guna mengantisipasi kepadatan penumpang.

General Manager Bandara Internasional RHF, Mohammad Setiadi Dermawan, menyatakan bahwa sedikitnya 100 personil internal telah disiagakan secara penuh. Tak hanya itu, kekuatan pengamanan juga dipertebal melalui sinergi Komite Keamanan Bandar Udara yang melibatkan unsur TNI, Polri, Imigrasi, Balai Kesehatan Karantina, hingga BASARNAS melalui Posko Monitoring yang telah diresmikan sejak 13 Maret kemarin.

"Seluruh fasilitas vital, mulai dari pendaratan, runway, hingga lampu apron sudah kami pastikan dalam kondisi siap pakai. Untuk kenyamanan di terminal, fasilitas seperti lift, eskalator, AC, hingga layanan WiFi juga dipastikan berfungsi normal tanpa kendala," ujar Setiadi dalam keterangannya di Bandara RHF, Sabtu (14/3) siang.

Secara statistik, pergerakan penumpang tahun 2026 ini diproyeksikan naik 1,5 persen menjadi 13.315 orang dibandingkan periode tahun lalu. Namun, lonjakan paling mencolok terlihat pada pergerakan pesawat yang diprediksi meroket hingga 12,12 persen, dari 132 pergerakan di tahun 2025 menjadi 148 pergerakan di tahun ini.

Peningkatan frekuensi penerbangan ini dipicu oleh adanya penambahan jadwal (extra flight) dari maskapai Batik Air pada periode 14–19 Maret 2026, serta intensitas pesawat kargo dan penerbangan Susi Air. Sektor logistik pun tak ketinggalan, di mana pengiriman kargo diprediksi tumbuh 18 persen dengan total capaian mencapai 10.200 ton.

Pihak otoritas bandara memetakan bahwa puncak arus datang atau mudik diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026 mendatang. Sementara untuk arus balik, lonjakan tertinggi diprediksi akan terjadi pada 26 Maret 2026.
Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال