Pringsewu, 3 Mei 2026 — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII ke-66 di Aula STIT Pringsewu, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi.
Acara tersebut diikuti oleh Ketua IKA PMII Pringsewu Dr. H. Sulaiman Adnan, S.Ag, M.H, M.M , Ketua Mabincab PMII Pringsewu Feri Wahyudi, M.Pd.I dan Alumni-Alumni serta kader anggota PMII. Dalam suasana kebersamaan, kegiatan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang mempererat tali silaturahmi antarwarga PMII di Kabupaten Pringsewu.
ketua ika pc pmii pringsewu Dr. H. Sulaiman Adnan, S.Ag, M.H, M.M berpesan kepada seluruh anggota dan kader pmii pringsewu agar merapatkan barisan dan mempererat tali silaturahmi baik ditingkatan alumni maupun kader PMII di Kabupaten Pringsewu dan tentunya sebagai warga pergerakan harus cakap dan sigap dengan tantangan dan perkembangan zaman sekarang. Ketua Mabincab PMII Pringsewu Feri Wahyudi, M.Pd.I juga berpesan sebagai warga pergerakan harus benar benar bisa mengamalkan Tri Motto PMII Dzikir,Fikir dan Amal Shaleh jika seorang kader sudah bisa mengamalkan Tri Motto ini maka setiap gerakan dan tentunya dikehidupan sehari harinya akan lebih tertata. dan juga pesan pesan pesan dari alumni yang hadir dalam acara tersebut PMII Pringsewu harus bisa menguatkan Ideologi,nalar kritis dan harus lebih sigap dengan situasi dan kondisi yang ada khusus nya di Kabupaten Pringsewu.
Ketua PC PMII Pringsewu, Robi Sumardi, menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-66 ini mengusung semangat “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia”. Ia menegaskan pentingnya peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan dalam kehidupan sosial dan demokrasi.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi wadah memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Robi.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pentingnya peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, serta berbagai bentuk manipulasi informasi yang berpotensi merusak tatanan demokrasi.
Selain itu, nilai kebersamaan turut ditekankan melalui filosofi “sapu lidi”, yang menggambarkan kekuatan kolektif dalam organisasi. Persatuan kader dinilai menjadi kunci dalam menjaga eksistensi dan perkembangan PMII ke depan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PMII Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh dan berkontribusi dalam memperkuat demokrasi, sekaligus mendorong mahasiswa agar aktif mengambil peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tags
inspiratif