Lampung — Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Raden Intan Lampung sukses menyelenggarakan kegiatan Sekolah Legislatif Mahasiswa yang berlangsung dengan penuh antusiasme di aula kampus. Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa serta menghadirkan narasumber dari berbagai unsur legislatif dan akademisi.
Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memahami sistem politik, fungsi legislasi, serta peran generasi muda dalam membangun demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Hadir sebagai pemateri utama, anggota DPD RI Ahmad Bastian Sy, anggota DPR RI Mukhlis Basri, anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS Abdul Syukron Muchtar, serta akademisi UIN Raden Intan Lampung Heru Juabdin Sada.
Dalam pemaparannya, Ahmad Bastian Sy menekankan pentingnya literasi politik bagi mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu berperan aktif dalam proses demokrasi. Ia mendorong generasi muda untuk memahami peran lembaga legislatif, khususnya DPD RI, dalam memperjuangkan aspirasi daerah.
Sementara itu, Mukhlis Basri menjelaskan pentingnya fungsi legislasi dalam pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang dihasilkan oleh DPR RI memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah.
Dari tingkat daerah, Abdul Syukron Muchtar menguraikan peran DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa sinergi antara legislatif dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Adapun Heru Juabdin Sada memberikan perspektif akademis mengenai pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran politik serta memperkuat kapasitas diri sebagai generasi muda yang kritis, partisipatif, dan berintegritas dalam mengawal demokrasi di Indonesia.
Tags
inspiratif