Bandar Lampung - Agenda diskusi publik dan screening film dokumenter Pesta Babi dipastikan tetap digelar di Rumah Kawan 2 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Yasir Setiawan, setelah rangkaian acara itu sempat beberapa kali mengalami perpindahan lokasi.
Sebelumnya, agenda pemutaran film dan diskusi publik tersebut dikabarkan berpindah tempat hingga tiga kali. Sejumlah lokasi yang sebelumnya direncanakan membatalkan kegiatan secara mendadak. Meski demikian, panitia menegaskan seluruh rangkaian acara kini telah final dan tetap berjalan sebagaimana direncanakan.
“Tempat sudah final dan kegiatan tetap berjalan sesuai jadwal. Kami ingin memastikan ruang diskusi publik tetap hidup dan terbuka untuk masyarakat,” ujar Yasir.
Panitia menyebut antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Hingga hari ini, lebih dari 230 peserta telah mengonfirmasi kehadiran, terdiri dari mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum. Namun, jumlah tersebut diperkirakan masih dapat berubah karena adanya kemungkinan peserta berhalangan hadir maupun masyarakat yang datang langsung tanpa registrasi sebelumnya.
“Kegiatan ini terbuka untuk siapa saja, baik mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat umum. Namun kami tetap ingin mengedepankan ruang diskusi yang positif, sehat, dan terbuka,” lanjutnya.
Dalam keterangannya, Yasir juga menyoroti pentingnya keberanian masyarakat untuk hadir dalam ruang-ruang diskusi publik. Menurutnya, rasa takut sering kali melahirkan sikap diam dan apatis terhadap persoalan sosial yang terjadi di sekitar.
Ia menilai sikap ketidakpedulian tersebut dapat berdampak panjang terhadap kehidupan masyarakat di masa mendatang.
“Ketika masyarakat mulai apatis, maka buah dari sikap itu bisa jadi tidak dirasakan hari ini, tetapi oleh generasi berikutnya,” katanya.
Film dokumenter Pesta Babi sendiri menjadi perhatian publik karena mengangkat isu masyarakat adat Papua, konflik ruang hidup, ekspansi industri, hingga situasi sosial-politik di Papua. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah agenda nobar dan diskusi film tersebut di berbagai daerah juga dilaporkan mengalami penolakan maupun pembubaran.
Meski demikian, panitia menegaskan kegiatan di Rumah Kawan 2 akan tetap berlangsung secara damai dan terbuka. Mereka juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga suasana forum tetap kondusif serta menghargai perbedaan pandangan selama diskusi berlangsung.
Tags
NASIONAL