Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Farmasi ITERA di Desa Karang Sari Terkait Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Rimpang Sebagai Upaya Promotif dan Preventif Penyakit Degeneratif

Lampung Selatan, 18 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Farmasi, Fakultas Sains, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari Project-Based Learning (PjBL) Pelayanan Kefarmasian yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait upaya promotif dan preventif penyakit degeneratif melalui pemanfaatan tanaman herbal rimpang.

Upaya promotif dilakukan dengan meningkatkan kesehatan agar seseorang atau masyarakat tetap sehat. Fokusnya adalah pada edukasi dan peningkatan gaya hidup sehat pada masyarakat dengan pemanfaatan tanaman herbal. Sedangkan upaya preventif adalah usaha mencegah terjadinya penyakit sebelum muncul. Fokusnya pada pencegahan dan perlindungan dari risiko penyakit degeneratif.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, kolesterol tinggi, stroke dan asam urat, serta belum optimalnya pemanfaatan tanaman obat keluarga yang sebenarnya mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti jahe, kunyit, dan temulawak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan tim pelaksana serta pihak desa. Selanjutnya, dilakukan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta mengenai penyakit degeneratif dan pemanfaatan tanaman herbal.

Memasuki sesi inti, tim menyampaikan materi edukasi terkait pengertian penyakit degeneratif, faktor risiko, serta upaya pencegahannya melalui pola hidup sehat. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai manfaat tanaman rimpang sebagai alternatif upaya promotif dan preventif kesehatan.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pengolahan tanaman herbal rimpang menjadi minuman herbal yang sederhana, aman, dan mudah dikonsumsi sehari-hari. Demonstrasi ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya memahami manfaat tanaman herbal, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab, di mana masyarakat aktif bertanya terkait cara pengolahan, manfaat, serta penggunaan tanaman herbal dalam menjaga kesehatan.

Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif serta kemampuan dalam memanfaatkan tanaman rimpang sebagai minuman herbal untuk menjaga kesehatan secara mandiri.

Kegiatan pengabdian ini diakhiri dengan penutup dan pembagian media edukasi berupa leaflet sebagai sumber informasi yang dapat dipelajari kembali oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Karang Sari dapat lebih sadar akan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan, serta mampu memanfaatkan potensi lokal berupa tanaman herbal rimpang sebagai solusi alami dan berkelanjutan.

Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال