Lampung Selatan – Program
Studi Farmasi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melalui Kelompok Keilmuan
Farmakologi Klinis menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
Tahun 2026 di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung
Selatan, pada Kamis (23/7/2026). Salah satu rangkaian kegiatan yang
dilaksanakan adalah layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit
tidak menular.
Pemeriksaan
kesehatan merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang
mengusung tema "Skrining Faktor Risiko Penyakit Degeneratif dan Konsultasi
Obat sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat". Layanan ini diikuti
dengan antusias oleh puluhan Masyarakat Desa Sabah Balau. Pemeriksaan yang
diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai
upaya deteksi dini faktor risiko penyakit degeneratif, sehingga masyarakat
dapat lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.
Perwakilan Dosen Tim Pengabdian kepada Masyarakat, apt. Dirga, S.Farm., M.Sc., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dengan masyarakat Desa Sabah Balau. "Kami berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengawali kolaborasi yang positif dan berkelanjutan antara Program Studi Farmasi ITERA dengan Desa Sabah Balau dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujarnya.
Pada
kegiatan kali ini terdapat dosen dari Kelompok Keilmuan Farmakologi Klinis,
yaitu meliputi apt. Dirga, S.Farm., M.Sc., apt. Juwana Janu, M.Farm., apt. Nisa
Yulianti Suprahman, S.Farm., M.Sc., serta Ibu Dewi Damayanti Abdul Karim,
S.Farm., M.S.Farm., serta berkolaborasi
dengan Himpunan Mahasiswa Farmasi ASCLEGIEIA ITERA. Melalui Ketua Himpunan
Mahasiswa Farmasi ASCLEGIEIA ITERA, Dalam kesempatan
tersebut, Regan Ghaliyah Bagus Wicaksono menyampaikan bahwa keterlibatan
mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud nyata
implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi
sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah
diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi aktif dalam
membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat serta mendorong
pemberdayaan yang berkelanjutan.
Selain
itu, disampaikan pula pengajuan kerja sama pembentukan Desa Binaan dengan Desa
Sabah Balau sebagai upaya untuk menjaga keberlanjutan program-program
pengabdian yang telah dilaksanakan. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat
sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan program
pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan, berdampak nyata, dan
berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.