Menata Wilayah, Menguatkan Karya: Transformasi Pekon Betung Bersama KKN PPM ITERA Kelompok 114 di Pekon Betung


Pekon Betung, Kabupaten Tanggamus — Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 114 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Periode 16 melaksanakan serangkaian program kerja unggulan yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan desa serta pengembangan ekonomi kreatif di Pekon Betung, Kabupaten Tanggamus.

Selama masa pengabdian, mahasiswa menghadirkan tiga program utama, yakni Pembuatan Peta Administrasi Desa, Pembuatan Peta Potensi dan Infrastruktur Desa, serta Pembuatan Konten Promosi Batik Tulis Motif Lampung. Ketiga program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan pemerintah pekon guna mendukung pembangunan desa berbasis data serta penguatan sektor UMKM lokal.

Penyusunan Peta Administrasi Desa

Program pembuatan peta administrasi dilatarbelakangi oleh belum tersedianya dokumen visual yang terstruktur mengenai batas wilayah dan pembagian dusun di Pekon Betung. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat tertib administrasi dan pengelolaan wilayah secara optimal.

Mahasiswa KKN melakukan koordinasi intensif dengan perangkat pekon, pengumpulan data kewilayahan, serta verifikasi langsung batas administrasi di lapangan. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan perangkat lunak pemetaan dan disusun sesuai standar kartografi agar menghasilkan peta yang akurat, sistematis, dan mudah dipahami.

Luaran dari program ini berupa Peta Administrasi Desa Betung ukuran A0 yang telah diserahkan kepada pemerintah pekon sebagai dokumen pendukung resmi. Peta tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pelayanan publik, pengelolaan data wilayah, serta pengambilan kebijakan berbasis spasial.

Pemetaan Potensi dan Infrastruktur Desa


Selain peta administrasi, mahasiswa juga menyusun Peta Potensi dan Infrastruktur Desa sebagai instrumen pendukung perencanaan pembangunan. Program ini berangkat dari kebutuhan akan data visual terintegrasi mengenai fasilitas umum, jaringan jalan, sarana pendidikan dan kesehatan, serta potensi sumber daya alam dan ekonomi desa.

Tim KKN melakukan survei lapangan dan inventarisasi menyeluruh terhadap infrastruktur serta potensi yang dimiliki Pekon Betung. Seluruh data kemudian diolah menjadi peta digital yang informatif dan komunikatif dengan memperhatikan prinsip-prinsip kartografi.

Hasil akhir berupa Peta Potensi dan Infrastruktur Desa Betung ukuran A0 telah diserahkan secara resmi kepada pemerintah pekon. Keberadaan peta ini diharapkan mampu mendukung penyusunan program prioritas, perencanaan pembangunan yang lebih terarah, serta pengambilan keputusan yang berbasis data spasial.

Dukungan Promosi Batik Tulis Motif Lampung


Di sektor ekonomi kreatif, mahasiswa KKN turut menggagas program Pembuatan Konten Promosi Batik Tulis Motif Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM setempat. Potensi batik tulis di Pekon Betung dinilai cukup besar, namun belum dimaksimalkan dari sisi promosi digital.

Mahasiswa melakukan pendampingan melalui produksi foto produk, desain konten media sosial, hingga pembuatan video promosi. Seluruh materi disusun dengan memperhatikan aspek visual, identitas merek, dan kemudahan distribusi di berbagai platform digital.

Melalui pendekatan ini, mahasiswa berharap pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat branding produk, serta meningkatkan daya saing batik tulis lokal di pasar yang lebih luas.

Pemerintah Pekon Betung menyambut baik pelaksanaan ketiga program tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-PPM ITERA. Kehadiran peta administrasi dan peta potensi desa diharapkan menjadi langkah awal penguatan sistem informasi desa yang lebih tertib, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan pembangunan.

Melalui rangkaian program ini, mahasiswa KKN-PPM ITERA menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat secara berkelanjutan.

Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال