Bandar Lampung — Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Salimah Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Indonesian Al Quran Center (IAC) Lampung menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan bertajuk “Sya’ban Syahrul Qur’an: Menata Hati, Menghidupkan Al-Qur’an, Menyambut Ramadhan”.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Masjid Babussalam, Teuku Umar, Bandar Lampung, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Sebanyak 96 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari pengurus dan anggota Pimpinan Cabang (PC) serta Pimpinan Ranting (Pra) Salimah se-Kota Bandar Lampung. Kehadiran para peserta mencerminkan semangat dan kesungguhan dalam mempersiapkan diri secara ruhiyah menyongsong Ramadhan.
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Indonesian Al Quran Center (IAC) Lampung yang disampaikan oleh Ustadzah Devina. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menyambut Ramadhan dengan memperkuat kualitas ibadah serta meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an.
Beliau juga memaparkan komitmen IAC Lampung dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya penerang bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, dengan landasan ilmu, iman, dan adab yang benar, umat Islam akan mampu memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Berti Ummu Asiah selaku perwakilan Departemen Dakwah PW Salimah Provinsi Lampung. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya memperkuat persiapan spiritual, khususnya dengan membangun kedekatan yang lebih intens bersama Al-Qur’an, agar Ramadhan dapat dijalani dengan penuh kesungguhan, kekhusyukan, dan keberkahan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ust. Muhammad Habiburrahman, Lc., yang memberikan tausiyah tentang bagaimana menjadikan bulan Sya’ban sebagai momentum untuk memperbaiki hati dan menghidupkan interaksi dengan Al-Qur’an sebelum memasuki Ramadhan.
Dalam tausiyahnya, beliau mengibaratkan perjalanan menuju Ramadhan seperti proses bertani: Rajab sebagai bulan menanam, Sya’ban sebagai bulan merawat dan memupuk, serta Ramadhan sebagai masa panen. Oleh karena itu, Sya’ban menjadi waktu yang sangat strategis untuk memperbanyak tilawah, memperbaiki niat, serta membersihkan hati dari berbagai penyakit ruhani.
Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diharapkan mampu menjadi penguat semangat bagi seluruh peserta untuk menyongsong Ramadhan dengan kesiapan iman dan amal terbaik. Dengan hati yang tertata dan Al-Qur’an yang kembali dihidupkan dalam keseharian, Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.
Tags
Lampung