MAHASISWA KKN PPM 140 ITERA OLAH BONGGOL JAGUNG MENJADI BRIKET RAMAH LINGKUNGAN, DORONG PEMANFAATAN LIMBAH DAN KEMANDIRIAN ENERGI DI KAMPUNG DONO ARUM

Lampung Tengah, 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) 140 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan program kerja unggulan berupa pengolahan bonggol jagung menjadi briket ramah lingkungan di Kampung Dono Arum. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pertanian yang melimpah agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat.

Kampung Dono Arum dikenal sebagai salah satu wilayah dengan hasil pertanian jagung yang cukup besar. Namun, bonggol jagung selama ini umumnya hanya dibuang, dibakar, atau dibiarkan menumpuk sebagai limbah. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN PPM 140 ITERA menghadirkan inovasi sederhana dengan mengolah bonggol jagung menjadi briket sebagai alternatif bahan bakar yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Proses pembuatan briket dimulai dari pengumpulan dan pengeringan bonggol jagung. Setelah kering, bonggol jagung dibakar hingga menjadi arang, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan bahan perekat alami seperti tepung kanji. Adonan tersebut selanjutnya dicetak menggunakan alat sederhana dan dikeringkan hingga siap digunakan. Briket yang dihasilkan memiliki daya bakar yang cukup lama, asap yang relatif lebih sedikit, serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk memasak maupun keperluan lainnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa KKN PPM 140 ITERA memberikan sosialisasi dan pelatihan langsung kepada warga mengenai teknik pembuatan briket, cara penyimpanan, hingga potensi pengemasan dan pemasaran produk. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu memproduksi briket secara mandiri dan menjadikannya sebagai peluang usaha berbasis limbah pertanian.

Melalui inovasi pengolahan bonggol jagung ini, mahasiswa KKN PPM 140 ITERA berharap dapat membantu mengurangi limbah pertanian di Kampung Dono Arum sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan dan mendorong kemandirian energi di tingkat desa.
Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال