Lampung Timur - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) kelompok 33 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) di Desa Girikarto, menggelar pelatihan “Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Alternatif” pada Selasa, 27 Januari 2026 di Balai Desa Girikarto, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi budidaya Maggot (BSF) yang kaya nutrisi sebagai pakan ternak, sekaligus sebagai solusi praktis dalam mengurangi timbunan sampah organik rumah tangga. Selain sosialisasi, mahasiswa juga melakukan serah terima kandang budidaya maggot kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan peralatan praktik.
Kegiatan ini termasuk dalam program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan warga dalam mengelola limbah organik sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru. Maggot BSF, yang kaya akan protein dan lemak, dibawakan sebagai solusi pakan ternak yang murah, bergizi, dan ramah lingkungan.
Pelatihan budidaya maggot BSF dipandu oleh Mahasiswa Program Studi Biologi yang tergabung dalam tim KKN. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai manfaat maggot bagi lingkungan dan ekonomi, seperti pengurangan limbah organik serta potensinya sebagai sumber pakan ikan, unggas, dan ternak lainnya. Selanjutnya, mahasiswa memberikan pelatihan teknis budidaya maggot menggunakan kandang yang telah disiapkan, serta bahan sederhana seperti dedak dan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan serah terima kandang kepada warga.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada saat praktik menggunakan kandang baru yang memudahkan proses budidaya maggot dari penetasan hingga pemanenan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Girikarto diharapkan dapat segera mengaplikasikan ilmu yang didapat dengan didukung peralatan yang memadai, serta membuka peluang pengembangan usaha skala rumah tangga maupun kelompok berbasis potensi lokal.
Tags
Inspiratif