Dari Pala dan Kopi Lokal ke Produk Bernilai Jual, Mahasiswa KKN ITERA Tematik 05 Berdayakan Warga Desa Sinar Harapan


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 05 Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengolahan hasil sumber daya alam lokal desa menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian. Program ini dirancang untuk mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi alam yang berasal dari desa sendiri sebagai peluang usaha yang berkelanjutan.

Desa Sinar Harapan dikenal sebagai desa dengan potensi sumber daya alam yang cukup melimpah, khususnya buah pala dan kopi yang dihasilkan langsung dari perkebunan masyarakat desa. Selain pala dan kopi, desa ini juga memiliki komoditas kakao yang menjadi salah satu hasil unggulan. Namun, selama ini sebagian besar hasil alam tersebut masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan lebih lanjut, sehingga nilai ekonominya belum optimal. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Tematik 05 berinisiatif untuk mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengolahan hasil alam lokal agar memiliki nilai tambah.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan meliputi pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan ekstrak buah pala lokal Desa Sinar Harapan serta sabun berbahan bubuk kopi yang berasal dari hasil panen kopi masyarakat setempat. Pemilihan bahan baku ini secara sengaja difokuskan pada komoditas lokal desa agar masyarakat dapat mengolah bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar mereka sendiri. Dengan demikian, proses produksi dapat dilakukan secara mandiri, berkelanjutan, dan tidak bergantung pada bahan dari luar desa.

Dalam pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dan sabun kopi, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai fungsi bahan, teknik pengolahan, serta tahapan pembuatan produk secara sederhana dan aman. Ibu-ibu masyarakat Desa Sinar Harapan dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan bahan baku pala dan kopi lokal, proses pengolahan, hingga pengemasan produk. Keterlibatan aktif masyarakat ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan sumber daya alam desa dapat diterima dengan baik dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Selain pelatihan produksi, mahasiswa KKN Tematik 05 juga memberikan edukasi mengenai perhitungan modal usaha, harga pokok produksi (HPP), penentuan harga jual, serta perhitungan keuntungan, khususnya pada produk sabun kopi berbahan baku kopi lokal Desa Sinar Harapan. Materi ini diberikan agar masyarakat tidak hanya mampu memproduksi barang, tetapi juga memahami aspek dasar kewirausahaan. Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan mampu menentukan harga jual yang sesuai dan memperoleh keuntungan yang berkelanjutan dari produk olahan berbasis sumber daya desa.

Sebagai upaya mendukung keberlanjutan usaha, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan teknologi pemasaran digital. Masyarakat diperkenalkan dengan platform e-commerce Shopee sebagai salah satu media pemasaran daring yang dapat digunakan untuk menjual produk lilin aromaterapi pala dan sabun kopi hasil olahan desa. Dalam kegiatan ini, masyarakat diajarkan langkah-langkah dasar membuat akun toko, mengunggah produk, serta memahami alur penjualan secara online sehingga produk lokal Desa Sinar Harapan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Pengenalan pemasaran digital ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam memasarkan produk olahan berbahan pala dan kopi lokal tanpa harus memiliki toko fisik. Dengan memanfaatkan teknologi digital, produk hasil olahan Desa Sinar Harapan memiliki peluang untuk dikenal lebih luas dan meningkatkan nilai jual komoditas lokal desa. Kegiatan ini juga menjadi bentuk adaptasi masyarakat desa terhadap perkembangan teknologi dalam bidang pemasaran.

Melalui rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, mahasiswa KKN Tematik 05 Desa Sinar Harapan berharap agar masyarakat mampu melanjutkan produksi lilin aromaterapi dari buah pala lokal dan sabun dari kopi hasil panen desa secara mandiri. Produk yang dihasilkan diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga dapat diperjualbelikan baik melalui penjualan daring maupun luring.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sinar Harapan berbasis potensi lokal. Dengan mengolah buah pala dan kopi yang berasal langsung dari desa menjadi produk bernilai jual, serta didukung pemahaman kewirausahaan dan pemasaran digital, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Mahasiswa KKN Tematik 05 berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan potensi desa menuju kemandirian ekonomi masyarakat.
Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال