Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar Sholat Istisqo berjamaah dan doa bersama sebagai upaya menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan, Kamis (26/3/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bintan, Desa Bintan Buyu, dan diikuti sekitar 250 jamaah dari unsur ASN serta masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bintan Roby Kurniawan, didampingi Wakil Bupati Deby Maryanti, Sekda Ronny Kartika, serta Kepala Kantor Kemenag Bintan Abu Sufyan. Turut hadir pula jajaran OPD, para camat, dan unsur TP PKK.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, penyampaian tata cara Sholat Istisqo, pelaksanaan sholat berjamaah, khutbah, doa bersama, hingga penutup. Bertindak sebagai imam dan khatib, Rustam Effendi menyampaikan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kemarau.
Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah), memperbanyak istighfar dan taubat, serta memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya air secara bijak.
“Permasalahan kekeringan tidak hanya diselesaikan dengan upaya teknis, tetapi juga harus diiringi dengan doa dan perbaikan diri,” ujarnya.
Pelaksanaan Sholat Istisqo ini menjadi sinyal bahwa kondisi kekeringan di Kabupaten Bintan mulai memasuki tahap serius. Keterbatasan air bersih yang dirasakan masyarakat berpotensi menimbulkan dampak lanjutan, mulai dari gangguan kesehatan, penurunan aktivitas ekonomi, hingga potensi konflik sosial akibat distribusi air yang tidak merata.
Pemerintah daerah pun diimbau untuk segera mengoptimalkan langkah-langkah teknis, seperti penyediaan air bersih dan pengelolaan sumber daya air, guna mencegah krisis yang lebih luas serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Tags
Nasional