Mahasiswa KKN Tematik 23 ITERA Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Kerupuk Bernilai Ekonomi

Kontributor: KKN Tematik 23 ITERA

Pesawaran- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 23 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menghadirkan inovasi pengolahan limbah kulit kopi atau cascara menjadi produk pangan berupa kerupuk cascara di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Program ini bertujuan mengurangi limbah pertanian kopi sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis konsep zero waste.

Selama ini, cascara kerap dianggap sebagai limbah dan dibuang begitu saja, padahal jumlahnya mencapai sekitar 40–50 persen dari total produksi kopi. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Melalui program KKN Tematik, mahasiswa ITERA berupaya memanfaatkan cascara menjadi produk pangan fungsional yang memiliki nilai tambah dan peluang pasar.

Proses pembuatan kerupuk cascara dilakukan dengan teknologi sederhana agar mudah diterapkan oleh masyarakat. Tahapannya meliputi pengeringan dan penyangraian kulit kopi, penghalusan menjadi bubuk, kemudian pencampuran dengan tepung tapioka dan bumbu. Hasilnya berupa kerupuk dengan cita rasa khas yang berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa.

Program ini menjadi salah satu fokus kegiatan KKN Tematik di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, karena sejalan dengan upaya pengembangan pangan alternatif dan pemberdayaan potensi lokal. Selain mengurangi limbah, inovasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan hasil samping kopi yang selama ini belum dimaksimalkan.

Untuk mendukung nilai jual produk, mahasiswa KKN memperkenalkan konsep pengemasan menggunakan standing pouch aluminium foil berlapis yang mampu melindungi produk dari kelembapan dan cahaya. Dengan kemasan tersebut, kerupuk cascara dapat disimpan lebih lama dan tetap renyah. Strategi pemasaran diarahkan melalui penjualan di warung, kegiatan desa, bazar UMKM, serta promosi melalui media sosial.

Melalui inovasi kerupuk cascara, mahasiswa ITERA berharap dapat mendorong pengelolaan limbah kopi yang lebih berkelanjutan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Bogorejo, Kabupaten Pesawaran. Program ini menjadi wujud peran mahasiswa dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam pengembangan produk pangan berbasis potensi lokal.
Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال