Inovasi Ramah Lingkungan: KKN-PPM 86 ITERA Manfaatkan Limbah Dapur sebagai Pestisida Nabati


Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 86 ITERA Periode 16 telah melaksanakan program unggulan Pestisida Nabati di Pekon Kuripan, Kec. Limau, Tanggamus. Program ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sektor pertanian dan perkebunan di Pekon Kuripan, sehingga diperlukan solusi yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 86 memperkenalkan inovasi pestisida nabati yang dibuat dari limbah dapur rumah tangga. Program ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna sekaligus mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.

Pada pelaksanaannya, mahasiswa KKN-PPM Klompok 86 menggunakan limbah kangkung dan kulit bawang sebagai bahan praktik ke Masyarakat. Proses pembuatan pestisida dimulai dengan tahap fermentasi limbah menggunakan gula merah dan ragi selama dua minggu. Melalui proses tersebut, bahan organik diuraikan oleh mikroorganisme hingga menghasilkan cairan konsentrat yang mengandung senyawa alami yang berpotensi menghambat aktivitas hama tanaman. Cairan hasil fermentasi kemudian disaring dan diencerkan sebelum diaplikasikan pada tanaman.

Selain praktik pembuatan, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan singkat kepada masyarakat mengenai manfaat pestisida nabati, teknik fermentasi, serta cara aplikasi yang tepat pada tanaman. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan bahan hingga proses fermentasi.

Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian hama yang lebih aman bagi lingkungan, tanah, serta organisme non-target. Di samping itu, pemanfaatan limbah dapur sebagai bahan pestisida nabati juga dinilai lebih ekonomis dan mudah diterapkan dalam skala rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 86 ITERA berharap masyarakat Pekon Kuripan dapat menerapkan teknologi sederhana berbasis bahan lokal untuk mendukung sistem pertanian yang lebih sehat, hemat biaya, dan berkelanjutan.
Lebih baru Lebih lama

Editor : Havid Nurmanto

نموذج الاتصال