Kabupaten Tanggamus – Kelompok KKN PPM 88 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan program kerja Penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) yang dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan gummy pulp kakao di Desa/Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, pada 17 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang tepat sekaligus upaya pencegahan penyakit melalui pemanfaatan potensi lokal desa.
Desa Tanjung Jaya memiliki kakao sebagai salah satu hasil perkebunan utama yang dikelola oleh masyarakat. Selama ini, hasil kakao umumnya dimanfaatkan dalam bentuk biji kering, sementara pulp kakao belum dimanfaatkan secara optimal. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN PPM 88 ITERA mengintegrasikan penyuluhan kesehatan dengan inovasi pengolahan pulp kakao yang bernilai guna dan bernilai kesehatan.
Penyuluhan disampaikan secara berkesinambungan, diawali dengan materi DAGUSIBU sebagai dasar pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang rasional dan aman. Materi kemudian dilanjutkan dengan edukasi pencegahan penyakit melalui penerapan pola hidup sehat serta pemanfaatan pangan lokal yang mengandung antioksidan. Pulp kakao diperkenalkan sebagai bahan alam yang kaya antioksidan dan berpotensi mendukung kesehatan.
Sebagai tindak lanjut dari materi yang disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan gummy pulp kakao yang disajikan secara sederhana agar mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK serta pemuda-pemudi Desa Tanjung Jaya dan mendapat respons positif dari peserta.
Perwakilan mahasiswa KKN PPM 88 ITERA menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk saling terhubung antara edukasi dan praktik. “Kami ingin penyuluhan DAGUSIBU tidak berhenti pada pemahaman penggunaan obat saja, tetapi berlanjut pada upaya pencegahan penyakit melalui pemanfaatan potensi lokal desa. Pulp kakao dipilih karena kaya antioksidan dan mudah diolah oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN PPM 88 ITERA berharap masyarakat Desa Tanjung Jaya dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara berkelanjutan, baik dalam penggunaan obat yang benar maupun dalam pemanfaatan kakao sebagai produk olahan yang mendukung kesehatan dan pengembangan potensi desa.
Tags
Inspiratif